Lewati ke konten utama

Kebijakan Privasi

Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2026. Kebijakan ini menjelaskan data apa yang diproses Sapaku, untuk apa, dan hak-hakmu — sesuai UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

1. Peran kami

Sapaku adalah platform asisten WhatsApp untuk usaha (usaha). Untuk data pelanggan akhir yang mengobrol dengan Asisten AI usaha: usaha adalah pengendali data (menentukan tujuan & isi percakapan usahanya) dan Sapaku adalah pemroses yang memproses atas instruksi usaha melalui platform. Untuk data akun usaha sendiri (nama, email, nomor WA, data tagihan), Sapaku adalah pengendali data.

2. Data yang diproses

  • Data akun usaha: nama, email, nomor telepon, nama usaha — untuk pendaftaran, penagihan, dan dukungan.
  • Data percakapan: isi chat WhatsApp pelanggan akhir dengan Asisten AI usaha, termasuk nama profil & nomor WA pelanggan — diproses oleh Sapaku untuk membalas, lalu direplikasi ke panel usaha (tiket, lead, metering) agar bisa dilihat pemilik usaha.
  • Data lokasi: bila pelanggan mengirim share location dan fitur itu diaktifkan usaha, titik lokasi disimpan pada catatan percakapan usaha. Lokasi tidak pernah diberikan ke pihak lain sebagai jawaban pertanyaan — hanya mengalir satu arah ke pemilik usaha sebagai bagian dari lead/pesanan.
  • Data pembayaran: saat ini pembayaran diarahkan tim (transfer bank / e-wallet yang ditunjuk tim) dan dikonfirmasi manual; gerbang pembayaran otomatis belum aktif. Sapaku hanya menyimpan nomor invoice, jumlah, dan status — bukan data kartu, dan tidak pernah mengumpulkan data kartu.
  • Data teknis: log akses & audit untuk keamanan dan pencegahan penyalahgunaan.

3. Tujuan pemrosesan

Menjalankan layanan (membalas chat, meneruskan lead, menghitung kuota), menagih langganan, menjaga keamanan platform, dan memenuhi kewajiban hukum. Kami tidak menjual data pribadi dan tidak memakai isi percakapan usaha untuk melatih model yang dibagikan ke usaha lain.

4. Penyimpanan & keamanan

Data disimpan di server yang kami kelola dengan akses terbatas: kata sandi disimpan sebagai hash, bukan teks yang bisa dibaca. Koneksi terenkripsi (HTTPS). Akses antar sistem dilindungi dan dapat dicabut, serta dicatat dalam log audit. Sesi WhatsApp usaha berada di sistem Sapaku.

5. Retensi

Data percakapan & lead disimpan selama langganan aktif dan hingga 90 hari setelah langganan berakhir, lalu dihapus atau dianonimkan. Data tagihan disimpan sesuai ketentuan perpajakan. Data formulir konsultasi di situs ini disimpan hingga 12 bulan untuk tindak lanjut penjualan.

6. Hak subjek data

Setiap orang berhak mengakses, memperbaiki, dan meminta penghapusan data pribadinya. Untuk data pelanggan akhir dari sebuah usaha, permintaan diteruskan & dipenuhi bersama usaha pengendalinya. Hubungi kami lewat halaman kontak — permintaan diproses paling lambat 72 jam kerja (komitmen layanan Sapaku, dengan perpanjangan yang diizinkan undang-undang bila diperlukan).

7. Perubahan

Perubahan material pada kebijakan ini diumumkan di halaman ini dan, bila berdampak besar, melalui email usaha terdaftar sebelum berlaku.